deadasa.nandiwardhana10's blog

mencari dan memberi yang terbaik

inspirasi yang membosankan

September16

Deadasa A.N

C14100077

Laskar 21 (Elang Gumilang)

Panji 4 (Kewirausahaan)

Mawar Untuk Ibu

Seorang pria berhenti di toko bunga untuk memesan seikat karangan bunga yang akan dipaketkan pada sang ibu yang tinggal sejauh 250 km darinya. Begitu keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil berdiri di trotoar jalan sambil menangis tersedu-sedu. Pria itu menanyainya kenapa dan dijawab oleh gadis kecil, “Saya ingin membeli setangkai bunga mawar merah untuk ibu saya. Tapi saya cuma punya uang lima ratus saja, sedangkan harga mawar itu seribu.”

Pria itu tersenyum dan berkata. “Ayo ikut. aku akan membelikanmu bunga yang kau mau.” Kemudian ia membelikan gadis kecil itu setangkai mawar merah, sekaligus memesankan karangan bunga untuk dikirimkan ke ibunya.

Ketika selesai dan hendak pulang, ia menawarkan diri untuk mengantar gadis kecil itu pulang ke rumah. Gadis kecil itu melonjak gembira, katanya,”Ya tentu saja. Maukah anda mengantarkan ke tempat ibu saya?”

Kemudian mereka berdua menuju ke tempat yang ditunjukkan gadis kecil itu, yaitu pemakaman umum. dimana lalu gadis kecil itu meletakkan bunganya pada sebuah kuburan yang masih basah.

Melihat hal ini, hati pria itu menjadi trenyuh dan teringat sesuatu. Bergegas, ia kembali menuju ke toko bunga tadi dan membatalkan kirimannya, la mengambil karangan bunga yang dipesannya dan mengendarai sendiri kendaraannya sejauh 250 km menuju rumah ibunya.

(diadaptasi dari: Rose for Mama – C.W. McCall)

Deadasa A.N

C14100077

Laskar 21 (Elang Gumilang)

Panji 4 (Kewirausahaan)

Kenapa saya?

Pada liburan ini saya disibukkan oleh banyak janji, salah satunya janji untuk bermain bersama dengan teman satu kampus. Kebetulan kita mengambil objek di Jogja yang kebetulan adalah  kampung halaman saya. Tentu sebagai orang yang sudah lama tinggal di daeerah itu hal ini merupakan sebuah momen yang berharga karena dapat mempromosikan daerah saya.

Kami berjanji untuk pergi hari rabu pagi karena saya hanya bisa hari pada hari tersebut. Saat hari rabu pagi suasana di sekitar menjadi mendung dan hujan, ya lumayan deraslah. Ahh saya berpikir untuk sejenak menikmati nikmatnya suasana ini dan akhirnya saya pun tertidur pulas. Terbangun pada tengah hari saya kaget dan segera mungkin melihat pesan pada telepon genggam saya. Ternyata teman saya menagih janji yang kita buat bersama Segera saja saya balas pesan dari teman saya, dan hal pertama yang saya lakukan adalah meminta maaf atas dua peristiwa memalukan tersebut, yakni mengingkari janji dan terlalu berpikir masa bodohlah. Ia pun membalas pesan saya dan memaklumi dan memberi maaf kepada saya. Sejenak saya merenung dan berdiam diri atas peristiwa tersebut. Sejak saat itu janji yang saya buat sebisa mungkin saya tepati karena tanggung jawab itu merupakan hal yang penting. Mulailah berbuat dari hal yang kecil.

(pengalamnan pribadi sang penulis)

posted under Academic | No Comments »

from this time my story has been beginning…

July18

halo semuanya

memasuki kehidupan TPB emang beda ma kehidupan SMA. semuanya di tuntut untuk mandiri entah itu untuk makan, belajar, bahkan NYUCI!!! hahah maaf emosi ahhaha.

tapi saya yakin kuliah di IPB bakal banyak dapat manfaat tapi saratnya 1, kurangi tidur banyakin aktifitas….

posted under Academic | No Comments »